Akh, Tahun baru...
Awal baru... Hidup baru... Semangat baru... dan Kelas baru...
Setelah
di telusuri, aku sekelas dengan salah seorang juara satu dalam angkatanku. Yah,
si Jenius... atau banyak yang memanggilnya Hadi. Ukh, sebenarnya sih gereget
sekelas sama orang se-jenius dia, tapi mau bagaimana lagi, tidak mungkin aku
akan memprotes pengurus akademik sekolah hanya karena kau sekelas dengang orang
yang jenius.
Gila,
ternyata dia memang jenius abis. Kerjaannya di kelas tuh pasti baca buku dan
buku dan buku... Kalo gak dia pasti pergi ke mesjid untuk sholat Dhuha saat jam
istirahat tiba. Dan yang paling mengejutkan binti ulalala, nilai terendahnya
itu 83... IYA 83... dan itu adalah nilai Olahraga. Memang, banyak yang
menyatakan bahwa orang yang jenius itu kadang-kadang rendah di Olahraga. Tapi
menurutku itu lumayan lah, setidaknya, daripada nilai Olahraga ku yang lebih
jelek lagi dari itu, dan juga ditambah nilai pelajaran lain yang sama jeleknya
juga.
Kalo di
sekolah lain sih gampang dapat nilai tinggi, apalagi hanya 83... Tapi
Helllooooowwww... This WT, You know...!!! Salah satu sekolah terbaik di
Indonesia berstandar Internasional dan didirikan oleh salah satu pemimpin
bangsa ini (akh, aku mulai menyombongkan sekolah ini). So, wajarlah susah
mendapatkan nilai batas KKM saja disini. Tapi, tak usah mempersalahkan masalah
itu. Kita kembali ke si Jenius.
Si
jenius ini selalu saja (mungkin saja itu adalah hobinya) untuk mengintrupsi
guru. Emang sih itu bagus dan wajar sebagai tanda bahwa tidak selamanya guru
tuh benar, tapi gimana yah... Gak enak tau mendengar ada siswa bantah-bantahan
dengan guru di depan kelas. Malah rasanya merinding.
Dan
sialnya lagi, aku sudah beberapa kali memeriksa Quiz Matematikanya. Mampus...
dia bakalan memprotes aneh-aneh nih kalo misalnya nilainya tidak memuaskan.
Akh, dasar si Jagung malah selalu saja memberikan bukunya padaku. Dan parahnya
lagi, aku sekelompok sama dia di pelajaran Fisika dan Biologi. Duh, tambah
merinding lagi. Pokoknya serem deh sekelas sama anak satu itu.
Coba
tebak, penampilannya tidak seperti kebanyakan orang jenius lainnya. Rambutnya
tidak disisr tengah dan juga tidak memakai minyak rambut berlebihan, dan juga
dia tidak berkacamata super tebal dan besar, terus walaupun bawaanya sering
baca buku dia gak suka membawa berjumble-jumble buku dengan kapasitas super wow
ke sekolah, lagipula kancing keraknya tidak terlalu rapat, pokoknya layaknya
orang normal dah.
Tapi
dia tuh keren loh, suer. Bukan keren ala anak keren yang sok kece dan melakukan
kegiatan yang crazy, BUKAN. Dia tuh keren ya karena kepintarannya. Dia tuh
sampai ditawari beberapa bidang Olimpiade untuk menjadi peserta mereka. Kimia,
Astronomi, Fisika, Kebumian, dan Matematika memperebutkan seorang Hadi. Buset
dah... aku saja yang mendaftar di Astronomi tidak terterima, sementara dia 5
bidang Olimpiade langsung menggaetnya. Tapi dia tetap teguh akan
keyakinannya, yaitu FISIKA. Kalo bicara soal Fisika, aku mendingan mundur deh.
Seperti
kejadian di kelas, saat semua isi kelas terbengong-bengong dengan apa yang
disampailkan oleh Pak Djaka tentang FISIKA yang melilit-litikan otak saraf para
siswa, Hadi dengan entengnya menjawab seluruh pertanyaan yang diajukan Pak
Djaka. Ah, buset dah... Tuh anak pinter banget. Nanti kalo ini aku sekelas sama
orang seperti itu. NGAREP DEH PENGEN PINTER KAYAK DIA... T____T
Tidak ada komentar:
Posting Komentar